-->

Inilah 15 Larangan Selama Bulan Ramadhan Yang Jarang di Ketahui

- Mei 23, 2018
Inilah 15 Larangan Selama Bulan Ramadhan Yang Jarang di Ketahui

Bulan ramadhan adalah bulan ramadhan yang sudah selayaknya diisi dengan amal kebaikan, yaitu kegiatan atau amalan yang baik yang diperintahkan oleh Allah dan Nabi Muhammad SAW. Di bulan ramadhan juga berisi hal-hal yang tidak layak dilakukan dan disembelih dalam buku ini, 17 larangan untuk bulan ramadhan agar terhindar dari dosa besar dalam islam.

1. Bersetubuh di Jam Puasa


Barang siapa kaum muslimin laki-laki dan perempuan yang batal puasanya karena mereka telah bersetubuh di waktu siang hari pada bulan Ramadhan, maka menjadi kewajiban untuk melakukan puasa di hari lain dan kewajiban membayar kaffarah atau denda, yaitu dengan cara memerdekakan seorang budak wanita yang beriman,

atau jika tidak, mereka wajib melakukan puasa selama dua bulan lamanya, atau jika ada sebab yang menyebabkan mereka tidak mampu berpuasa karena mungkin dalam kondisi sakit atau sebaliknya, dan sebagai kewajiban untuk memberi makan 60 orang untuk makan orang orang fakir miskin.

Hubungan suami istri bagi yang telah halal hanya boleh dilakuan di malam hari selain di jam puasa, hal ini mengandung dalam surat Al-Baqarah ayat 187, Allah berfirman: “Dihalalkan bagi Anda pada hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka.

Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma'af kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu. ”Pahala bersetubuh di bulan ramadhan akan didapat jika dilakukan sesuai syariat islam.

2. Memasukkan Benda ke Lubang Tubuh


Di bulan ramadhan, agar tidak dilakukan ibadah puasa yang dilakukan, dilarang memauskkan apapun ke lubang tubuh seperti lubang duur atau lubang yang bisa masuk ke tubuh, sebab sama saja dengan makan dan minum tidak dapat digunakan dalam islam dan menjadi salah satu larangan di bulan Ramadhan dna termasuk hal hal yang dibatalkan puasa.

3. Muntah dengan Sengaja


Dilarang muntah dengan sengaja, kecuali jika muntah yang disebabkan karena sakit dan keluar reflek atau tidak dapat mengeluarkan seperti muntah karena sakit batuk. “Barangsiapa yang mengatur muntah, maka tidak wajib untuk mengqadha 'puasanya, dan barangsiapa muntah dengan sengaja, maka wajibuit mengqadha’ puasanya ”. syarat sah puasa ramadhan memang ahruspos dan dipahami.

4. Makan dan Minum dengan Sengaja


“Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam ”[Al-Baqarah: 187]. keutamaan puasa ramadhan per hari is mampu menahan hawa nafsu termasuk lapar dan haus, Jelaslah makan dan minum dengan sengaja yang berhubungan dengan puasa ramadhan dan jikapun dilakukan karena sedang tidak berpuasa seperti wanita yang menghendaki tidak ada di depan orang yang sedang berpuasa.

5. Murtad


Murtad dalam islam Ialah seseorang yang keluar dari agama islam baik itu merupakan kata kata atau dari hati, sebab seluruh amar yang akan berlangsung dan akan berubah menjadi kaum kafir, hal ini juga berlaku untuk penyakit kejiwaan seperti gila, maka berharap tidak diwajibkan untuk menjalankan puasa ramadhan dan ibadah ramadhan lainnya.

6. Sengaja Berpuasa Ketika Wanita Haid


“Bukankah jika haid dia (wanita) tidak shalat dan puasa? Kami katakan: "Ya", Beliau berkata: ‘itulah (bukti) kurang agamanya" [Hadits Riwayat Muslim 79, dan 80 dari Ibnu Umar dan Abu Hurairah]. Wanita yang sedang haid atau sejenisnya seperti nifas tidak boleh melakukan ibadah puasa, jika ia melakukan dengan sengaja, hal itu adalah tindakan dan tidak ada amal amal apapun.

7. Suntikan Yang Mengandung Makanan


Diperbolehkan melakukan donor darah di bulan ramadhan yang sedang bekerja dengan sama dengan bekam yang dilakukan Rasulullah, namun tidak dapat digunakan untuk menggunakan vitamin atau makanan yang sama seperti makan puasa ramadhan.

8. Berdusta


"Barangsiapa tidak menghapus perkataan debu dan pengamalannya, maka Allah tidak akan mencabut nyawa yang meninggalkan makan dan minum" (HR. Al Bukhari). Di bulan ramadhan, jika seseorang berpuasa dan melakukan debu, maka puasa yang digunakan adalah percuma dan ia hanya mendapatkan lapar dan haus saja, debu yang benar-benar dilakukan setiap saat, terlebih jika dilakukan di bulan ramadhan.

9. Berbuat Maksiat


Syaikh Taqiyuddin mengatakan, maksiat yang dilakukan di waktu atau tempat yang mulia, dosa dan hukumnya dilipatkan, sesuai tingkat kemuliaan waktu dan tempat tersebut. (al-Adab as-Syar’iyah, 3/430). Seperti apa yang terjadi di tempat-tempat yang buruk seperti kamar mandi yang bisa menyebabkan dosa, melakukan maksiat di bulan ramadhan jga akan mempersembahkan dosa yang lebih banyak.

10. Tindak Kejahatan


“Siapa yang melakukan di sini (kota Mekah) untuk melakukan kejahatan secara bertahap, niscaya akan Kami rasakan akibat sebahagian siksa yang pedih.” (QS. Al-Hajj: 25). Jelas bahwa di bulan ramadhan adalah waktu untuk mencari ketenangan dalam melakukan ibadah, jika ia melakuan tindak kejahatan seperti teroris yang melakukan bom maka bisa langsung di neraka.

11. Berbuat Jahat di Mekkah dan Madinah


“Madinah adalah tanah haram, dengan batas antara bukit Ir sampai bukit itu. Siapa yang melakukan kriminal atau kriminal, maka dia akan mendapat laknat Allah, para Malaikat, dan seluruh manusia. Tidak dibayar amal sunah atau amal wajibnya. ”(HR. Ahmad 1049 dan Bukhari 1870).

Di bulan ramadhan manusia ada islam yang umrah untuk menjalankan sunnah Rasul dan untuk menambah pahala di bulan ramadhan, jika ada orang-orang yang dengan sengaja melakukan kerusakan atau keonaran sana hingga merugikan baik sendiri maupun orang lain, maka ia memperkenalkan dosa yang paling penting dari tempat yang suci .

12. Puasa Tanpa Shalat Wajib


Sebuah ibadah yang dilakukan dari yang paling dasar, melakukan ibadah puasa namun ia tidak menjalankan shalat wajib 5 waktu, sama saja tidak melakukan ibadah puasa berarti amal puasa yang dimaksud adalah percuma, sebab itu tetap mewajibkan seluruh agama islam untuk mencapai pahala ramadhan .

13. Berkata Kotor


Rasulullah melihat. bersabda yang berarti, “Jika ada diantara kalian berpuasa maka janganlah dia mengatakan kotor, berteriak-teriak (bertengkar), dan bertindak bodoh. Jika ada orang yang mencela atau mengajaknya bertengkar maka katakanlah, “Sesungguhnya aku sedang berpuasa (dua kali),” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Jelas bhawa mengatakan apa yang dilarang dalam islam, lakukan di bulan apa saja tidak bisa di-lakukan di bulan ramadhan, jika memang ada seseorang yang membantu sebagai muslim muslim kita harus mengingat Allah dan berjuang agar tidak terkalahkan oleh hawa nafsu.

14. Membuka Aib Orang Lain


Nabi Muhammad melihat. bersabda, "Barang siapa bergerak aib seorang muslim, maka Allah akan mengalihkan aibnya pada hari kiamat," (H.R. Muslim). Orang yang menggunakan orang lain seperti itu dari ghibah atau gosip yang ada di televisi adalah orang yang paling berbakat dan orang yang tidak bisa membukanya.

15. Membuka Aurat


Rasulullah melihat. bersabda, "Malu itu sebagian dari Iman." Dalam hadis lainnya Rasul berkata, "Malu dan iman adalah satu, maka dicintished salahkan maka akan tercabut yang lain.". Membuka aurat dulu di bulan ramadhan adalah salah satu contoh perbuatan yang dilakukan dengan rasa malu yang kurang, maka hal itu adalah perbuatan dosa.

Artikel ini sepenuhnya milik DALAMISLAM.COM dengan sumber pada link berikut ini :

 

Start typing and press Enter to search